"Saudara-saudaraku, kalau memungkinkan, segera pulang ke rumah" Kurang lebih begitu Kakakku menulis di group WA keluarga. Aku terkesiap, dan menyampaikan hal ini ke istriku. Dia telah selesai melakukan akupunktur, dan hatiku semakin gelisah. "Yuk pulang", tegas istriku. Istirku mencari tiket pesawat melalui internet, aku menghubungi beberapa teman. Aku ingat Anne, siapa tahu bisa membantu aku melalui suaminya yang bekerja di rumah sakit, untuk melakukan test PCR (polymerase chain reaction). Tuhan memberkati kedua pasangan ini. Suaminya Anne mau membantu, padahal dia saat itu baru saja pulang ke rumah untuk istirahat. Singkat kata, kurang lebih jam dua belas malam, aku dan istriku berhasi mendapat surat keterangan hasil PCR, hasilnya negatig. Test PCR ini diperlukan sebagai salah satu syarat penerbangan di era pandemi. Istriku memesan tiket pesawat paling padi dari Palu menuju Jakarta. Tidak lupa juga, setelah subuh aku mengabari atasanku dan meminta tolong Driver k...
Komentar
Posting Komentar